fbpx
Tren dunia yang akan menentukan adalah energi terbarukan, seperti energi matahari, air dan angin. Elemen terpentingnya: teknologi penyimpanan energi, atau baterai. Listrik akan lebih aman dan lebih murah.
Kawasan Boutmezguida di barisan pegunungan Antiatlas, adalah wilayah paling kering di Maroko,...
Komunitas semut adalah sebuah pesona alam yang muncul dalam wujud kolaborasi apik, kerjasama erat...
Persaingan untuk menarik turis digital nomad dan para profesional teknologi digital bergaji tinggi...
China membeli lebih dari 80 ton emas dari Swiss bulan lalu, Bloomberg melaporkan, mengutip data...
Siapa Sebetulnya Xi Jinping Pemimpin Cina Paling Kuat Setelah Mao Zedong

Siapa Sebetulnya Xi Jinping Pemimpin Cina Paling Kuat Setelah Mao Zedong


Dalam sejarah, hanya tiga nama yang dimasukkan ke dalam ideologi partai, yaitu pendiri partai, Mao Zedong dan Deng Xiaoping, tapi pemikiran Deng dimasukkan setelah ia meninggal dunia.

Siapa Xi Jinping, satu dari sedikit tokoh yang dianggap paling berpengaruh di dunia?

Yang mungkin tak banyak diketahui adalah Xi pernah hidup di sebuah gua ketika belia di pedalaman Cina dan menghabiskan waktu sebagai petani.

Keluarga Xi sebenarnya termasuk golongan elite di Beijing. Ayahnya adalah salah satu pahlawan revolusi komunis, namun semuanya berubah ketika Mao -yang makin khawatir atas ancaman terhadap kekuasaannya- melakukan pembersihan terhadap elite partai pada 1960-an.

Ayah Xi dijebloskan ke penjara dan keluarganya dipermalukan.

Pada 1968 Mao mengeluarkan dekrit yang memerintahkan jutaan anak-anak muda untuk meninggalkan kota dan tinggal di pedesaan untuk merasakan susahnya menjadi petani.

Pada usia 15 tahun, Xi meninggalkan pendidikan formal di Beijing dan pindah ke Desa Liangjiahe di Provinsi Shaanxi.

Ketika itu tidak ada listrik, kendaraan bermotor atau peralatan mekanik. Di desa, Xi harus mengangkut pupuk, membangun waduk, dan memperbaiki jalan.


Makan bubur dan suka sekali membaca

Saat muda dia tinggal di gua di lereng gunung, bersama tiga pemuda lain. Ketika itu, membuat gua pada dinding pegunungan dan menjadikannya sebagai rumah adalah sesuatu yang lumrah karena sangat mahal mendirikan rumah permanen.

Dinding gua biasanya dilapisi semen, yang mengesankannya seperti dinding rumah.
GuaHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionRumah gua yang dipakai Xi Jinping saat menjadi petani di Desa Liangjiahe.

Salah satu pemuda yang tinggal di gua bersama Xi adalah Lu Housheng, yang menuturkan pada 2015, "Kami hanya bisa makan bubur, lalapan, dan roti kukus. Ketika Anda lapar, Anda tak peduli dengan apa yang bisa Anda makan."

Pada malam hari, Xi biasanya membaca tulisan-tulisan Mao di bawah lampu minyak.

"Sementara Xi membaca, saya merokok. Xi membaca karya-karya Mao dan koran. Tak ada kegiatan lain," kata Lu kepada wartawan BBC di Beijing, Carrie Gracie.

Yang juga sangat ia ingat adalah Xi sangat suka membaca dan perokok berat.

Lu menuturkan bahwa Xi sangat serius, tak suka bercanda, tak bermain kartu atau berupaya mencari pacar.

Pada usia 18 tahun, Xi terjun ke dunia politik. Ia menjadi anggota Liga Pemuda Komunis dan setelah beberapa kali ditolak karena faktor ayahnya yang pernah dipenjara, Xi akhirnya resmi menjadi anggota penuh Partai Komunis saat berumur 21 tahun.
Desa Xi Jinping
Mereka yang mengenal Xi menggambarkannya sebagai seseorang yang 'sangat pragmatis dan ambisius, yang berbeda dengan pemuda kebanyakan yang masih punya waktu untuk bersenang-senang'.

Saat usianya menginjak 25 tahun, ayahnya direhabilitasi dan mendapat penugasan di Guangdong, provinsi tetangga Hong Kong, yang menjadi salah satu kunci kebangkitan ekonomi Cina.

Karier politik Xi meningkat berkat bantuan koneksi yang dimiliki sang ayah dan dari sini Xi membangun jaringan.

Dengan rapi ia memetakan jalur karier yang bisa mendorong dirinya menaiki hierarki jabatan di Partai Komunis. Pertama, ia menjadi perwira militer pada akhir 1970-an dan mengisi sejumlah jabatan partai di tingkat provinsi.

Xi fokus dengan tugas-tugas yang diemban dan tak suka dengan perhatian dari publik.

'Figur yang membosankan'

Seorang wartawan yang pernah meliput acara-acara Xi saat menjadi pejabat partai di tingkat provinsi mengatakan, "Ia membosankan dan mudah terlupakan."
Xi JinpingHak atas fotoAFP
Image captionHanya tiga nama yang dimasukkan ke dalam ideologi partai, yaitu pendiri partai Mao Zedong dan Den Xiaoping, tapi pemikiran Deng dimasukkan setelah ia meninggal dunia.

Sejak menjadi ketua Partai Komunis yang sekaligus pemimpin Cina, Xi terus melakukan konsolidasi kekuasaan. Mereka yang dinilai 'mengancam atau merusak persatuan partai' disingkirkan.

Selain itu adalah 'pembungkaman terhadap hak-hak dasar warga negara' yang mendorong penilaian 'di balik keberhasilan ekonomi terdapat represi besar-besaran'.
 
Sejak mengambil alih kekuasaan di China, Xi Jinping telah meningkatkan upaya untuk memastikan loyalitas partai dan para taipan, termasuk dengan tindakan keras. Kekuasaan sentralistik otoriter ala komunis menggenjot pasar dengan jalan kapitalis. 
 
Dan yang jelas, sekarang Xi Jinping adalah Presiden China seumur hidup, meskipun tentu saja tidak bisa dipastikan sampai kapan dia hidup dan sanggup berkuasa.
 
 
Anita Fransiska, BBC News 

Please publish modules in offcanvas position.