fbpx
Starlink, sistem konstelasi satelit yang dioperasikan oleh SpaceX milik Elon Musk, mencakup setidaknya 2.400 relay satelit di orbit rendah Bumi, yang digunakan juga oleh militer AS.
Negara-negara yang berada di wilayah Cincin Api: Indonesia, Filipina, Jepang, Papua Nugini,...
Pergerakan lempeng tektonik melepas energi luar biasa besarnya yang memicu gempa di kawasan...
Makin banyak orang tidak ingin tinggal di bangunan beton. Melainkan rindu untuk bermukim di...
Mantan anggota pasukan khusus Afghanistan yang melarikan diri ke Iran setelah Taliban mengambil...
Terpisah Sejak Bayi, Remaja Kembar from Makassar Bertemu Berkat Medsos

Terpisah Sejak Bayi, Remaja Kembar from Makassar Bertemu Berkat Medsos


Setahun lalu, Nadya Elvira, seorang pelajar berusia 16 tahun di Jakarta, menonton video online yang dikirim temannya, karena ada remaja perempuan yang tampak seperti dirinya.

Remaja dalam video itu memiliki wajah yang sama, usia yang sebaya, dan juga gerak-geriknya juga mirip. "Saya sangat terkejut." katanya. "Seperti melihat diri saya sendiri di kaca."

Karena kemiripan tersebut, Nadya malah ketakutan untuk menghubungi remaja putri tersebut.

Bulan Desember kemarin, teman lainnya mengirimkan video lainnya kepada Nadya.

Madya kemudian mencoba mengkontaknya lewat Twitter, yang diketahui bernama Nabila Azzhara, anak satu-satunya yang tinggal dengan orang tuanya di Sulawesi.

Mereka saling bersapa lewat chatting, sebelum saling berbagi nomor telepon.

Setelah mereka berdua 'chatting' lewat video, Nabila baru menyadari betapa miripnya mereka berdua.

Keduanya lahir di Makassar pada hari yang sama di tahun 2003.

Mereka juga memiliki tinggi dan nomor sepatu yang sama dan masih duduk di bangku SMA.

Yang lebih mengejutkan keduanya, mereka memiliki kebiasaan yang juga sama.

Keduanya suka mengunyah es dan takut dengan suara balon yang meletus, bahkan cara keduanya tertawanya mirip.

Hanya warna kesukaan mereka yang berbeda, Nadya suka warna pink dan Nabila warna biru.

"Apakah kita mungkin kembar?" tanya Nadya kepada Nabila.

"Kalau iya, maka akan seperti mimpi yang jadi kenyataan," kata Nabila, yang selalu ingin punya adik.

Nadya tidak pernah membayangkan jika ia adalah anak angkat dan mungkin memiliki saudara kembar.

Namun ia sering bertanya-tanya mengapa keempat kakaknya sekarang jauh lebih tua usianya dan tidak mirip sama sekali dengan dirinya.

Nadya kemudian bertanya kepada ibunya yang mengungkapkan hal yang mengejutkan, bahwa ia sebenarnya lahir sebagai kembar tiga.

Mereka semua dilahirkan di Makassar, namun dipisahkan sejak lahir.

Kedua remaja ini tentu saja terkejut dengan pemberitahuan ini.

"Aneh sekali rasanya." kata Nabila. "Saya sangat terkejut."

Setelah berpisah selama 16 tahun, Nabila diundang ke Jakarta oleh sebuah akun YouTube bernama Gritte.

Nabila yang datang dari Makassar memberi kejutan kepada Nadya dengan pertemuan mereka, setelah sebelumnya mereka pernah diwawancarai terpisah

Saat bertemu secara langsung pertama kali, keduanya tidak banyak berkata-kata satu sama lain, hanya berpelukan, tertawa dan menangis bersama.

 
Kembar tiga, bukan kembar dua

Nabila yang tinggal di Makassar sudah tahu bahwa dia adalah anak adopsi, namun dia tidak tahu memiliki saudara kembar.

"Mama selalu mendukung saya, ketika saya dibully di sekolah, ayah juga. Mereka mengatakan 'jangan menyerah" di satu hari nanti kamu akan berhasil lewat caramu sendiri," kata Nabila.

Dua tahun lalu, dia mendapat SMS misterius dari nomor yang tidak dikenal yang berbunyi "saya rindu dengan anak saya, saya ingin bertemu dengan kamu."

Nabila kemudian bertanya kepada ibunya Johra, yang mengatakan memang dia diadopsi dari bayi.

Namun Nabila tidak mendapat pemberitahuan kalau dia adalah satu dari kembar tiga.

Nabila mengatakan dia akan tetap menganggap orang tua angkatnya sebagai orang tua sebenarnya.

"Saya mencintai orang tua saya. Bagi saya, saya adalah anak kandung mereka, karena mereka sangat menyayangi saya." kata Nabila.

Nabila dan Nadya sekarang berharap akan menemukan kembar ketiga, lewat media sosial. Namun sejauh ini mereka tidak tahu nama dan dimana dia berada.

Nabila Azzhara sudah mengunggah pesan online meminta siapa saja yang mungkin tahu akan keberadaan kembar ketiga untuk menghubungi mereka.

Keluarga Nadya sengaja merahasiakan proses adopsi tersebut

Ibu angkat Nadya di Jakarta pada awalnya berusaha mencegah anaknya tahu jika dia adalah anak adopsi.

Ketika minggu lalu, dia bertanya apakah dia punya saudara kembar, ibunya menolak menjelaskan hal tersebut.

"Dia bilang ke ibu kami 'saya punya saudara kembar kan?;," kata kakak Nadya, Jati Suryandari.

"Ibu kemudian panik. Dari awal sampai sekarang kami memang menutupi siapa dia sebenarnya."

"Kami tidak pernah menyangka dia akan mengetahuinya lewat media sosial."

Ketika Nadya menunjukkan kepada ibunya foto Nabila, ibunya meminta Nabila untuk tidak lagi menghubungi Nadya, karena katanya "di dunia ini banyak orang yang wajahnya mirip".

Seluruh keluarga memang merahasiakan bahwa Nadya diadopsi.

Keluarga Nadya akhirnya mengakui bahwa ibu kandung kembar tiga tersebut sangat miskin untuk bisa menghidupi mereka.

Sebagai orang tua tunggal, dia kemudian menyerahkan bayinya untuk diadopsi.

Nabila diadopsi oleh keluarga yang dikenal ibu kandungnya di Makassar, namun sekarang mereka sudah putus hubungan.

Kakak Nadya, Jati Suryandari, mengatakan saat usianya 23 tahun, ibunya pernah bertanya apakah dia keberatan kalau mereka mengadopsi seorang bayi perempuan.

"Saya mengatakan saya akan senang, karena saya tidak memiliki adik perempuan. Saya anak keempat dengan tiga kakak laki-laki. Kemudian Nadya datang dengan berat 1.5 kg," kata Jati.

Keluarga Nadya kemudian pindah dari Makassar ke Depok, ketika Nadya masih kecil.
 
 
 

 

Anne Barker dan Ari Wu - ABC News

Please publish modules in offcanvas position.