fbpx
Bayi kembar siam dengan kepala dan otak yang menyatu berhasil dipisahkan dengan selamat setelah operasi paling rumit yang dibantu teknologi realitas virtual.
Perusahaan teknologi umumnya merahasiakan kode perangkat lunak mereka. Namun PickNik Robotics...
Perang klan, permusuhan berulang antara keluarga dan kelompok kekerabatan dengan tindakan...
Rumah-rumah perahu berbahan karton kini terlihat mengapung di pelabuhan Rotterdam, Belanda. Para...
Sejumlah ilmuwan berhasil mengembangkan tembok yang bisa memproduksi listrik dari energi matahari.
Qari Afrika dengan Lantunan Merdu Tilawah Quran, Salah Satu Suara Terindah di Zaman Kita

Qari Afrika dengan Lantunan Merdu Tilawah Quran, Salah Satu Suara Terindah di Zaman Kita



Saat Nourin Mohamed Siddiq membaca ayat-ayat Al-Quran, orang-orang di berbagai negara di dunia menggambarkan suaranya bernada sedih, penuh penghayatan dan dibandingkan dengan musik bergaya Blues.

Suaranya yang unik itu membuatnya jadi salah satu pembaca Alquran (qari) terpopuler di dunia.

 

Ketika ia meninggal dunia pada usia 38 tahun akibat kecelakaan mobil di Sudan pada November 2020, kepergiannya itu mengundang duka dari Pakistan hingga Amerika Serikat.

"Dunia telah kehilangan salah satu [suara] yang terindah di zaman kita," cuit dai kenamaan Imam Omar Suleiman dari Texas di Twitter.


Hind Makki, seorang pendidik antaragama Sudan-Amerika, mengaku kualitas lantunan suara almarhum itu sulit digambarkan dalam kata-kata.

Bukanlah suatu kebetulan bila lantunan suaranya dibandingkan dengan musik Blues.

Menurut sejarawan Sylviane Diouf, lantunan, doa, dan pembacaan dari umat Muslim Afrika Barat yang dulu jadi korban perbudakan, yang suaranya mirip dengan umat Muslim di kawasan Sahel hingga Sudan dan Somalia, bisa jadi telah berkontribusi pada terciptanya "musik orang Afrika-Amerika di kawasan Selatan yang khas sehingga berevolusi menjadi musik Blues".

 

© 2018 Zid World All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *