fbpx
Arab Saudi meluncurkam program pelatihan khusus mengirim astronaut-astronautnya sendiri – termasuk astronaut perempuan – ke luar angkasa.
Hasil studi baru menunjukkan kota-kota pesisir yang luas di Asia Selatan dan Tenggara tenggelam...
Presiden Xi Jinping ditekan untuk mengundurkan diri oleh Li Keqiang dan anggota Politbiro Partai...
Kawasan di selatan Rusia adalah wilayah konservatif dengan populasi Islam yang penduduknya sangat...
Inilah penguasa terkorup sejagat. Teodoro Obiang (usia 80 tahun) Presiden Equatorial Guinea sudah...
Usianya 40 Ribu Tahun, Lukisan Dalam Gua di Kalimantan Timur

Usianya 40 Ribu Tahun, Lukisan Dalam Gua di Kalimantan Timur



"Diperkirakan usianya lebih dari 40.000 tahun dan saat ini merupakan karya seni figuratif paling tua yang sudah diketahui," kata salah satu penelitinya, Maxime Aubert, seorang akademisi dari Griffith University, Australia.

"Disebut sebagai yang tertua, karena rangkaian penanggalan terhadap obyek itu menggunakan metoda seri uranium yang dilakukan terhadap sampel kalsium karbonat," tambah Aubert, sebagaimana dilaporkan Silvano Hajid dari BBC News.

Lukisan cadas tertua itu ditemukan di Lubang Jeriji Saleh, termasuk dalam area Karst Sangkulirang Mangkalihat di Kalimantan Timur, di ketinggian 320 meter di atas permukaan laut.

Para peneliti belum yakin hewan apa yang dilukis di dinding gua, tetapi diduga mereka adalah banteng yang saat ini juga hidup di wilayah Kalimantan dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Hasil penelitian para ahli itu sudah dimuat di Jurnal Nature.

Tim peneliti mengungkapkan bawah perjalanan menuju situs sangat sulit, karena merupakan hutan lebat dan harus memanjat bukit dengan kemiringan yang bervariasi. Peneliti menemukan 300 cap tangan dan 20 gambar hewan dan manusia di dalam gua.

"Di Sangkulirang, terdapat lebih dari 50 situs yang telah kami teliti puluhan tahun." Kata Pindi Setiawan, peneliti dari Institut Teknologi Bandung. Penelitian ini juga menjadi langkah awal untuk mengetahui pola migrasi manusia 40.000 tahun lalu.

"Migrasi manusia pindah untuk mendapatkan makanan, pada zaman paleolitik berburu dan mengumpulkan makanan, mereka mencari tempat yang menyediakan itu," lanjut Pindi.

Senada dengan Pindi, Maxime Aubert, mengungkapkan bahwa penelitian ini memberikan pandangan baru bahwa lukisan cadas menyebar dari Kalimantan ke Sulawesi dan 'dunia-dunia baru' lainnya di luar Eurasia.

"Diperkirakan usianya sekitar 40.000 tahun dan saat ini merupakan karya seni figuratif paling awal yang diketahui," ujar seorang ahli.

Di dalam gua, ada pula ribuan lukisan prasejarah lainnya, baik dalam bentuk gambar dan citra gambar lainnya, seperti binatang, cetakan tangan, aneka tanda dan simbol-simbol abstrak.

"Ini area yang sangat luas dengan banyak lukisan dan banyak gua - ini penemuan arkeologi skala besar," kata Prof Francesco d'Errico, ahli seni prasejarah dari Universitas Bordeaux, Prancis, yang tidak terlibat dalam penelitian terbaru.

Adapun peneliti Maxime Aubert, dari Universitas Griffith di Australia, berkomentar: "Gambar seni gua tertua yang kami teliti adalah lukisan besar hewan yang tidak dikenal, mungkin spesies sapi liar yang masih ditemukan di hutan-hutan Kalimantan."

Hewan-hewan itu tampaknya digambarkan ditembus batang tombak pada bagian tubuhnya, dan merupakan satu dari rangkaian lukisan serupa berwarna merah jingga, yang dibuat dengan pigmen oksida besi.

Para peneliti juga berhasil mendeteksi usia dua coretan tangan berwarna merah jingga, yaitu sekitar 37.000 tahun. Sebuah coretan tangan ketiga - yang cenderung abstrak ketimbang seni figuratif - diperkirakan berusia maksimal 51.800 tahun, bahkan lebih tua dari lukisan hewan-hewan tersebut.

Para peneliti menyimpulkan bahwa seni di dalam gua itu dikembangkan secara lokal di Kalimantan antara sekitar 52.000 dan 40.000 tahun yang lalu.

Tahap kedua lukisan di gua ditandai dengan penggunaan cat berwarna ungu, dan diperkirakan usianya antara 16.000 dan 21.000 tahun lalu. Fase ini mencakup beberapa penggambaran wujud nyata manusia.

Maxime Aubert mengatakan: "Sepertinya ada transisi dari menggambarkan dunia hewan ke (gambar) dunia manusia. Dan itu menarik, karena saya pikir kita memiliki hal yang sama di Eropa."

Lukisan gua prasejarah Lascaux dan Chauvet di Prancis, dan Altamira di Spanyol, juga merupakan karya seni luar biasa. Lukisan di dalam gua itu memperlihatkan semacam kebun binatang prasejarah yang sesungguhnya, mencakup antara lain gua singa, hyena, kuda, rusa, badak dan bison.

Tapi sebuah makalah yang diterbitkan awal tahun ini di jurnal Science meneguhkan bahwa seni gua di Eropa berusia sekitar 65.000 tahun.

Lukisan-lukisan ini diperkirakan dibuat sebelum kedatangan manusia modern di Eropa, yang mengarah hasil penelitian lainnya bahwa lukisan-lukisan itu kemungkinan dibuat oleh manusia Neanderthal.

 

 
 
Editor in Chief:
 
Muhammad MG
 
 
Editor: 
 
Abraham Mohammad 
 
Siti Rahmah 
 
Anita Fransiska 
 
Nina Fitri
 
 
Zid World Media 
 
idzamane@outlook.com 
 
idzamane@gmail.com
 
 
Jl Taman Malaka Selatan 2F, Jakarta Timur 
 

© 2018 Zid World All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *

Please publish modules in offcanvas position.