fbpx
Arab Saudi meluncurkam program pelatihan khusus mengirim astronaut-astronautnya sendiri – termasuk astronaut perempuan – ke luar angkasa.
Hasil studi baru menunjukkan kota-kota pesisir yang luas di Asia Selatan dan Tenggara tenggelam...
Presiden Xi Jinping ditekan untuk mengundurkan diri oleh Li Keqiang dan anggota Politbiro Partai...
Kawasan di selatan Rusia adalah wilayah konservatif dengan populasi Islam yang penduduknya sangat...
Inilah penguasa terkorup sejagat. Teodoro Obiang (usia 80 tahun) Presiden Equatorial Guinea sudah...
Melihat Ritual Duka di Kalangan Hewan, Bikin Hati Terenyuh

Melihat Ritual Duka di Kalangan Hewan Bikin Hati Terenyuh



Tidak Bisa Dipisahkan

Ibu gorila bernama Gana di kebun binatang Münster Jerman, tidak bisa menerima bahwa anaknya, Claudio sudah mati.Selama beberapa hari ia menggendong jasad Claudio, dan melindunginya dari pekerja kebun binatang. Ini bukan hal aneh bagi semua jenis monyet, demikian peneliti. Beberapa induk bahkan menggendong bayinya, yang sudah jadi mumi, selama berminggu-minggu.


Penguburan di Laut

Mamalia laut, seperti paus dan lumba-lumba juga membawa anaknya yang mati untuk sementara waktu, walaupun ini bukan pekerjaan mudah di dalam air. Peneliti mencatat bagaimana ibu lumba-buma berusaha mendorong jasad anaknya dengan moncongnya. Jika jasad tenggelam, si ibu berenang mengejarnya. Jika lumba-lumba dewasa mati, rekan-rekannya juga menjaga jasadnya selama berhari-hari.


Berduka Sangat Lama

Gajah terkenal dengan ingatannya yang sangat baik. Jadi tak heran, jika hewan ini berduka sangat intensif dan lama untuk rekan yang mati. Jika seekor gajah mati, yang lainnya menjaga jasadnya. Gajah-gajah dari kelompok lain juga datang menengok yang mati. Gajah juga kadang berkunjung ke kerangka gajah lain dan menyentuh tengkorak dengan belalainya.


Perawatan Kulit Sebagai Cara Menghibur

Monyet Babun menunjukkan tanda stres sangat jelas jika anggota kelompoknya mati. Hormon stres di darah mereka jelas meningkat, demikian peneliti. Untuk mengatasi rasa duka, babun mencari teman-temannya. Hewan ini kemudian mengadakan perawatan kulit bersama, karena itu membantu menurunkan hormon stres.


Memanggil untuk Mengucapkan Selamat Tinggal

Jika seekor burung gagak mati, gagak lain mengumpulkan anggota kelompok, dan bersama-sama berkumpul dekat jasad gagak yang mati. Mereka juga berpuasa setelah ada yang mati. Dampak duka sangat nyata pada burung yang hidup dengan satu pasangan saja, misalnya angsa dan burung-burung penyanyi. Kadang pasangannya berhenti makan sampai akhirnya mati juga.


Ikan Juga Tunjukkan Gejala Stres

Ikan tiba-tiba menjadi sangat pendiam setelah ikan lain yang hidup di akuarium yang sama mati. Peneliti menduga, sikap ini diakibatkan hormon stres yang dilepas ke air oleh ikan yang hampir mati. Beberapa penelitian berusaha mengungkap apakah ikan berduka. Tapi indikasinya bisa dilihat, terutama pada ikan yang hidup dengan satu pasangan.


Kasus Muschi dan Mäuschen

Duka juga bisa dirasakan binatang bagi teman dari spesies lain. Itu ditunjukkan kucing Muschi kepada beruang Mäuschen di kebun binatang Berlin. Keduanya berteman. Ketika Mäuschen mati, Muschi tidak bersedia meninggalkan sarang beruang, dan tidak berhenti mengeong dengan sedih.


Menjaga di Kuburan

Orang yang anjing peliharaannya mati, selalu menunjukkan perasaan sangat sedih. Demikian halnya jika anjing kehilangan tuannya. Anjing gembala Capitan menjaga selama bertahun-tahun makam tuannya di kuburan Villa Carlos Paz di Argentina.

 
 

Tags: ,
 
Editor in Chief:
 
Muhammad MG
 
 
Editor: 
 
Abraham Mohammad 
 
Siti Rahmah 
 
Anita Fransiska 
 
Nina Fitri
 
 
Zid World Media 
 
idzamane@outlook.com 
 
idzamane@gmail.com
 
 
Jl Taman Malaka Selatan 2F, Jakarta Timur 
 

© 2018 Zid World All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *

Please publish modules in offcanvas position.