fbpx
Coca-Cola Diracik Mei 1886 oleh Dr. John Pemberton, Seorang Apoteker

Dari Daun Koka dan Kacang Kola, Coca-Cola Diracik Mei 1886 oleh Dr. John Pemberton, Seorang Apoteker

Orang-orang Eropa tidak mengetahui kacang kola sampai tahun 1500-an, hingga ketika kapal-kapal Portugis tiba Afrika Barat, di pantai Sierra Leone.



Dan ketika bangsa Portugis sedang melakukan perdagangan dengan mengangkut kacang-kacang kola tersebut ke pantai bersama barang-barang lainnya pada tahun 1620, seorang penjelajah Inggris, Richard Jobson, sampai di Gambia, namun kacang kola masih terlihat aneh di matanya.

Dikirim ke Eropa dan Amerika

Tentunya, ketidaktahuan ini tidak berlangsung lama. Pada akhir abad ke-19, kacang kola dikirim lewat kapal sebanyak berton-ton ke Eropa dan Amerika Serikat. Banyak yang digunakan untuk obat-obatan tonik seperti Burroughs Wellcome dan tablet Co's "Forced March", yang diperuntukkan sebagai stimulan energi.


Dengan mengandung kombinasi prinsip-prinsip aktif Kacang Kola dan Daun Koca merek tersebut melambung tinggi. Produk itu disebut-sebut menyembuhkan rasa lapar dan memperpanjang daya tahan tubuh, para konsumen mengonsumsi satu setiap sejam ketika beraktifitas mental atau fisik yang terus menerus.

Satu minuman obat yang dulu sangat terkenal adalah Vin Mariani, sebuah produk Prancis yang mengandung ekstrak coca dicampur dengan wine merah. Produk tersebut diciptakan oleh ahli obat Prancis, Angelo Mariani, pada 1863, dan foto Paus Leo XIII -yang merupakan penggagumnya- terlihat pada poster Vin Mariani. Selain itu Ratu Victoria, Thomas Edison, dan Arthur Conan Doyle juga disebut-sebut sebagai penggemarnya.

Tapi, ini hanya salah satu minuman pembangkit energi dari sekian banyak minuman pada sebuah era ketika ramuan energi diklaim memiliki efek positif yang mulia.

Coca-Cola pertama kali diracik 8 Mei 1886 oleh Dr. John Pemberton Styth, seorang apoteker di Atlanta, Amerika Serikat. Pada masa awalnya, minuman ini hanya dijual di apotek.


Minuman ini dinamakan Coca-Cola berdasarkan resep asli yang digunakan: daun koka dan kacang kola.

Jadi setelah Pemberton, apoteker Amerika tadi, menciptakan ramuannya, maka ramuan tersebut adalah penjelmaan terbaru dalam sebuah tren yang terus berlanju.

 

Kini hampir setiap orang pernah meminumnya atau setidaknya mengenal namanya. Minuman ringan berkarbonasi ini ada di lebih dari 200 negara dan terjual sekitar 1,5 miliar botol/hari. Berikut beberapa fakta mengenainya.





Hangat untuk Obat

Sebenarnya Coca-Cola lebih nikmat diminum jika dingin. Namun di Hongkong, Coca-Cola hangat dipercaya bisa menyembuhkan pilek.

Terkenal di Seluruh Dunia

Menurut penelitian, 94 persen penduduk dunia mengenal nama minuman ini. Coca-Cola merupakan kata ke-dua yang paling terkenal di dunia setelah kata "OK".


Jarak Botol

Jika seluruh botol Coca-Cola yang ada dan pernah ada dijejerkan, maka panjang barisan botol ini jaraknya sama dengan lebih dari 1.600 kali perjalanan pulang pergi dari bumi ke bulan.


Konsumsi Tertinggi per Kapita

Warga dunia yang paling banyak mengkonsumsi Coca-Cola bukan penduduk AS, melainkan penduduk Malta. Di negara ini, setiap orangnya meminum 140 liter Coca-Cola per tahunnya.


dw/bbc/zid

Tags: ,

© 2018 Zid World All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *