Tapi Faktanya ISIS Sudah Lama Hancur Lebur

Tapi Faktanya ISIS Sudah Lama Hancur Lebur

Sembilan tahun yang lalu, ISIS menyerbu banyak wilayah Suriah dan Irak, memproklamirkan pembentukan 'kekhalifahan' dengan khalifah Abu Bakar al Baghdadi (yang kini sudah tiada) saat itu memaksakan pemerintahan brutal mereka.

 

Bagaimana sebetulnya ISIS? 
 

ISIS disebut sebagai organ yang dibentuk para agen Mossad (Badan Intelijen Israel), CIA (Badan Intelijen AS) dan M16 (Badan Intelijen Inggris). Berbagai kalangan mengakui hal tersebut, termasuk Edward Snowden, eks anggota NSA (Badan Keamanan Nasional AS) yang membelot ke Rusia.

Dirilis Global Research, sebuah organisasi riset media independen di Kanada, Snowden mengungkapkan bahwa satuan intelijen Mossad Israel dibantu dinas rahasia AS dan Inggris menciptakan gerakan radikal dengan klaim membentuk sebuah negara khalifah baru yang disebut ISIS.

Snowden mengungkapkan, badan intelijen dari tiga negara tersebut membentuk sebuah organisasi teroris untuk merangkul semua ekstremis di seluruh dunia. Mereka menyebut strategi tersebut dengan nama 'sarang lebah'.

Dokumen NSA yang dirilis Snowden menunjukkan bagaimana strategi sarang lebah tersebut dibuat untuk kepentingan zionis Israel dengan menciptakan doktrin yang memanipulasi ajaran Islam.

Berdasarkan dokumen tersebut, pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi dan sejumlah pentolan ISIS lainnya mendapatkan pelatihan khusus dari Mossad, Israel. Dilatih merumuskan doktrin teologis, taktik propaganda dan teknik cuci otak, mengorganisasikan aksi-aksi teror.

 

Tapi sekarang ISIS sudah lama hancur lebur


Operasi militer untuk mendorong ISIS keluar dari Irak dan Suriah menelan ribuan nyawa dan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.


Di Suriah, pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad memerangi kelompok ISIS dengan bantuan serangan udara Rusia. Sementara sebuah koalisi multinasional pimpinan AS mendukung aliansi Demokrat Suriah (SDF) yang didominasi suku Kurdi dan beberapa faksi pemberontak.

peta kekuasaan ISIS


Di Irak, pasukan keamanan didukung oleh pasukan paramiliter yang didominasi oleh Mobilisasi Rakyat telah meluncurkan serangan terhadap posisi-posisi ISIS di Irak sejak Agustus 2014. Koalisi serangan udara terhadap ISIS di Suriah dimulai sebulan kemudian.

peta serangan udara anti ISIS
Direbutnya kembali Mosul, kota terbesar kedua Irak pada bulan Juli 2017 dilihat sebagai terobosan besar bagi koalisi, tetapi pertempuran 10 bulan untuk merebut kota itu menyebabkan ribuan warga sipil tewas dan lebih dari 800.000 lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka di kota itu.

Pada bulan Oktober 2017, kota Raqqa, yang oleh ISIS disebut 'ibukota kekhalifahan,' jatuh ke tangan SDF dengan dukungan serangan udara koalisi, mengakhiri tiga tahun pemerintahan ISIS di kota itu.

Setelah empat bulan pertempuran, ribuan tentara ISIS diizinkan meninggalkan kota itu di bawah kesepakatan dengan para pejabat Suriah, tetapi dengan pengetahuan Pasukan Demokratis Suriah, sebuah aliansi pejuang Kurdi.
Fighters from the Syrian Democratic Forces attend a funeral of fellow fightersHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionPasukan Aliansi Pasukan Demokratik Suriah 

Bulan berikutnya, tentara Suriah menguasai lagi kota Deir al-Zour, dan pasukan Irak merebut kembali kota al-Qaim yang terletak di perbatasan.

Ribuan orang terbunuh

The Syrian Observatory for Human Rights, kelompok pemantau HAM yang berbasis di Inggris, mencatat bahwa sejak perang saudara di Suriah dimulai pada tahun 2011,setidaknya 364.792 orang tewas, termasuk 110.687 warga sipil.
tiga kota kubu ISIS sasaran serangan
Presentational white space
Sementara PBB mencatat setidaknya 30.839 warga sipil tewas dalam aksi terorisme, kekerasan dan konflik bersenjata sejak 2014.

Namun, Irak Body Count, sebuah organisasi yang dikelola oleh para akademisi dan aktivis perdamaian, mencatat bahwa jumlah korban sipil lebih dari 70.000 orang.
 
Bagaimana ISIS muncul dan menyebar

Pada tahun 2011, kelompok yang dikenal sebagai ISIS - bergabung dengan pemberontakan melawan Presiden Assad di Suriah, dan di sana mereka menemukan tempat berlindung yang aman dan akses mudah terhadap persenjataan.

Pada tahun 2013, ISIS mulai merebut kekuasaan di beberapa wilayah Suriah.
peta kekuasaan ISIS
Tahun berikutnya, ISIS menyerbu sejumlah wilayah besar Irak utara dan barat, memproklamasikan pembentukan 'kekhalifahan', dan kemudian menyebut diri sebagai Daulah Islamiyah, atau ISIS, dan dikenal juga dalam sebutan lain, DAESH.

Dalam perkembangan berikutnya, mereka merangsek ke wilayah yang dikuasai oleh minoritas Kurdi Irak, dan melakukan pembunuhan dan perbudakan terhadap ribuan warga Yazidi.

Jutaan pengungsi menyebar

Sedikitnya 6,6 juta warga Suriah telah mengungsi ke wilayah lain di negara itu, sementara 5,6 juta lainnya melarikan diri ke luar negeri - lebih dari 3,5 juta di antaranya mencari perlindungan di Turki, hampir satu juta di Libanon dan hampir 700.000 di Yordania.

Banyak warga Suriah mencari suaka di Eropa, terutama Jerman.

Di Irak, jumlah orang yang terusir dari rumah mereka jumlahnya menurun hingga di bawah 2 juta.
tujuan kaum pengungsi Suriah
 
Presentational white spacePada September 2018, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan hampir empat juta orang telah kembali ke kampung halaman mereka.

Tapi PBB melaporkan bahwa kurangnya lapangan kerja dan hancurnya properti dan terbatasnya akses ke berbagai layanan, membuat banyak orang masih belum kembali ke rumah masing-masing.

Group of people walking along a roadHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captiSebagian pengungsi Suriah yang melarikan diri dari wilayah yang dikuasai ISIS
 
Hasil penelitian oleh kelompok intelijen strategis yang berbasis di New York, Soufan Center, bahwa ISIS telah kembali ke kampung halaman mereka di 33 negara di seluruh dunia. Yang terbesar, sekitar 900 orang, telah kembali ke Turki. Sementara sekitar 1.200 orang telah kembali ke Uni Eropa - antara lain 425 orang ke Inggris, dan sekitar 300 pulang ke Jerman dan 300 lainnya kembali ke Perancis.

Petempur ISIS lainnya sudah ditangkap dan masih ditahan oleh SDF di kawasan Suriah timur laut yang dikuasai Kurdi. 
Tags: ,

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *