Pergi Haji dari AS Lebih Mudah dan Lebih Murah, Mau?

Pergi Haji dari AS Lebih Mudah dan Lebih Murah, Mau?

Proses keberangkatan calon jemaah haji dari Amerika lebih mudah dan biayanya lebih murah dibandingkan dari Indonesia. Lebih mudah dan lebih murah. Dua itulah yang dirasakan jemaah haji asal Indonesia ketika menunaikan ibadah haji dari Amerika.


Lebih mudah karena calon jemaah tidak perlu menunggu lama untuk berangkat ke tanah suci, seringkali hanya beberapa pekan sebelum jadwal keberangkatan. Jadi, begitu berniat, tahun itu juga bisa berangkat.

“Sangat jauh lebih gampang,” cetus Imam Shamsi Ali, yang membentuk divisi perjalanan haji dan umrah dalam Nusantara Foundation USA di New York. Ketiadaan birokrasi, menurut Shamsi Ali, membuat proses perjalanan haji sangat mudah.

“Memang kita tidak punya (hambatan) kuota jadi masing-masing travel agent punya hak untuk merekrut,” ujar Shamsi Ali.

Malahan dulu, menurut Mohammad Joban, yang mendirikan Ar Rahman Hajj & Umrah, negara bagian Washington, siapa saja yang berencana naik haji, bisa mendaftarkan diri ke Kedubes Arab Saudi untuk mendapat visa, dan langsung berangkat.

Kini, jemaah harus dikoordinir imam dan biro perjalanan yang akan membimbing dan memastikan semua sesuai peraturan.

“Pengurusannya singkat, kemudian semua orang bisa mendaftar mendadak selama masih ada seat-nya. Pengurusan di sana (Arab Saudi) simpel karena waktunya singkat,” papar Joban.

Di Indonesia, kini tidak ada kemudahan itu. Secara umum calon jemaah harus menunggu. Masa tunggu bervariasi, mulai dari 11 sampai 39 tahun, bergantung pada provinsi tempat tinggal calon jemaah.

Menurut Joban, di Amerika tidak perlu menunggu karena jumlah yang pergi haji sangat kecil dibandingkan jumlah dari Indonesia. Ia memperkirakan sekitar 10 ribu jemaah, dengan kenaikan sampai 30 persen dibandingkan jumlah 26 tahun lalu. Faktor kenaikan, ia mengutip kemudahan transportasi, komunikasi dan bertambahnya jumlah Muslim di Amerika.

Selain mudah, pergi haji dari Amerika lebih murah dibandingkan dari Indonesia.

Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) di Amerika lebih tepat dibandingkan dengan program ONH Plus di Indonesia, terutama dari segi waktu dan fasilitas. BPIH dari Amerika paling tinggi $13 ribu. Dengan fasilitas dan layanan yang sama ONH Plus di Indonesia bisa mencapai $20 ribu.

Perbedaan harga itu cukup mencolok dan sulit diterima. Memang aneh, cetus Mohamad Joban.

“Indonesia, mestinya lebih murah karena tiketnya lebih murah,” ujar Joban.

Alasan Joban, tiket dari Jakarta ke Jeddah lebih murah dibandingkan dari kota-kota di Amerika. Selain itu, secara jarak, Indonesia ke Arab Saudi lebih dekat dibandingkan dari Amerika.

Joban menunjuk banyaknya pos biaya, dari tingkat bawah sampai ke Kementeriaan Agama, sebagai penyebab tingginya ONH. Itu terjadi karena jalur pengurusan pemberangkatan haji yang berlapis.

Hal senada disampaikan Shamsi Ali.

“Kemungkinan besar ada bayar sini, bayar situ…di Indonesia terbiasa untuk memudahkan urusan, biasanya ngasih…ya saya tidak ingin memakai kata negatif…tetapi biasanya ngasih nyuap lah. Nah, itu masih terjadi,” ujar Shamsi Ali.

Di Amerika, urusan pemberangkatan haji dilakukan biro perjalanan haji yang jumlahnya kini antara 300 hingga 500an, termasuk Ar Rahman. ONH dibayarkan langsung ke agen, mencakup visa, konsultasi dan bimbingan, akomodasi dan transportasi, sampai pendampingan saat pelaksanaan ibadah.

 

 

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *