fbpx
Menyusuri Jejak Coreng Hitam Berdirinya Negara Zionis Israel 1948

Menyusuri Jejak Coreng Hitam Berdirinya Negara Zionis Israel 1948

Inggris mengabil alih kawasan Palestina setelah Kesultanan Utsmaniyah kalah dalam Perang Dunia Pertama. Pada 1948 penguasa Inggris 'membuka jalan' bagi Zionis mendeklarasikan negara Israel. Ratusan ribu warga Palestina dipaksa meninggalkan rumah mereka dalam peristiwa yang mereka sebut sebagai Al Nakba atau "Malapetaka".

 

Sisa-sisa bangunan yang rusak jadi saksi konflik Timur Tengah sejak berdirinya negara Israel tahun 1948. Invasi, perang, blokade jalan dan pos pemeriksaan menggariskan pembatasan: siapa boleh mengadakan perjalanan ke mana dan tinggal di mana. 



Peninggalan masa lalu

Di kawasan itu juga "berserakan" fragmen yang menunjukkan, siapa yang pernah ada dan sudah pergi. Pada foto tampak sebuah masjid di Dataran Tinggi Golan, di kawasan yang dianeksasi Israel dari Suriah dan diduduki dalam perang 1967. Hingga perang itu, sebuah desa Suriah yang dihuni kelompok etnis Adighe berdiri tak jauh dari masjid, kini desa itu telah musnah.


Saksi bisu

Sebuah bunker sisa perang di Dataran Tinggi Golan masih tampak berdiri di kawasan yang dianeksasi Suriah dalam perang tahun 1967. 


"Jalur Hijau" jadi pemisah

Gencatan senjata yang diadakan setahun setelahnya melahirkan "Jalur Hijau" yang memisahkan kawasan Yerusalem Barat yang dikontrol Israel dari bagian Timur yang dikuasai Yordania selama hampir dua dekade, dari 1949 hingga 1967, ketika Israel mulai menguasai Yerusalem Timur.


Kawasan berbahaya

Tanda yang menunjukkan batas kawasan yang ditanami ranjau darat tampak tergantung pada sebuah pagar di Dataran Tinggi Golan. 


Tak berfungsi dan ditinggalkan

Sebuah bangunan rusak tampak di bekas marskas militer Yordania dekat Laut Mati di kawasan Tepi Barat Yordan yang dikuasai Israel. Bangunan itu ibaratnya coreng pada pemandangan, karena ditinggal setelah perang 1967 berakhir, ketika Israel mulai menguasai kawasan itu, setelah mengalahkan Yordania.


Kekuatan militer masa lalu

Bangunan ini dulunya milik Suriah, dan berdiri di Dataran Tinggi Golan, di kawasan yang dikuasai Israel setelah mengalahkan Suriah tahun 1967. Dulu bangunan ini adalah kantor pusat militer. Ini salah satu dari banyak sisa bangunan milik Suriah yang dibiarkan kosong dan ditinggalkan sejak berakhirnya perang separuh abad lalu.

 
 

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *