Jangan Cemberut Indonesia

Jangan Cemberut Indonesia

Ketika dunia was-was mengamati perkembangan adu kekuatan militer di laut cina selatan yang bisa memicu perang dunia, di Indonesia viral tentara ditugaskan 'operasi militer menumpas baliho'.

 

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman angkat bicara soal viralnya video yang menunjukkan baliho bergambar wajah Habib Rizieq Syihab diturunkan orang berseragam loreng. Mayjen Dudung menyatakan penurunan baliho itu atas perintahnya.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya. Karena berapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu," kata Mayjen Dudung, Jumat (20/11/2020).

 
Beragam reaksi atas 'operasi militer menumpas baliho' ini.
 

Koopsus dibentuk untuk hadapi ancaman darat, laut, dan udara, malah ke Petamburan.
 
Selain itu, warganet heboh membicarakan kendaraan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI yang ditumpangi sejumlah pasukan elite berhenti di kawasan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (19/11). 
 
Kendaraan taktis (rantis) dan truk yang ditumpangi prajurit TNI dikawal polisi militer sengaja berhenti di gang menuju Markas Front Pembela Islam (FPI). Ketika kendaraan tersebut berhenti, sirine dibunyikan dengan keras hingga mengundang perhatian masyarakat.
 
 

"Pelihara angkatan perang kita, jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga. Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara."