DPR AS Memutuskan Memakzulkan Presiden Trump

DPR AS Memutuskan Memakzulkan Presiden Trump

DPR AS memutuskan untuk memakzulkan Presiden Trump karena menghasut pemberontakan kekerasan terhadap pemerintah Amerika Serikat.



DPR AS mengadopsi satu artikel pemakzulan, dengan pemungutan suara 232 lawan 197. Sepuluh anggota dari partai Republik bergabung dengan anggota dari partai Demokrat untuk menuduh presiden Trump dengan kejahatan dan pelanggaran.  

 
Pemakzulan ini menuntut Trump dengan "menghasut kekerasan terhadap pemerintah Amerika Serikat" dan meminta pencopotan segera dari jabatannya dan diskualifikasi untuk tidak pernah memegangnya lagi (tidak bisa nyalon presiden 2024 dan selamanya).

Pemakzulan ini bangkit kembali di bawah ancaman kekerasan yang terus berlanjut dan perlindungan ribuan pasukan Garda Nasional, DPR bertekad untuk meminta pertanggungjawaban Trump hanya satu minggu sebelum masa jabatannya berakhir. Yang dipermasalahkan adalah perannya dalam mendorong massa yang menyerang Capitol satu minggu lalu saat Kongres bertemu untuk menegaskan kemenangan Presiden terpilih Joseph R. Biden Jr.

Sepuluh anggota DPR dari Partai Republik yang bergabung dengan Demokrat dalam pemungutan suara untuk memakzulkan: Perwakilan Liz Cheney dari Wyoming, pemimpin nomor 3 partai di DPR; Jaime Herrera Beutler dari Washington; John Katko dari New York; Adam Kinzinger dari Illinois; Fred Upton dari Michigan; Dan Newhouse dari Washington; Peter Meijer dari Michigan; Anthony Gonzalez dari Ohio; David Valadao dari California; dan Tom Rice dari Carolina Selatan.
Tags:

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *