Boeing 777 di Seluruh Dunia Dilarang Terbang, Bagaimana di Indonesia?

Boeing 777 di Seluruh Dunia Dilarang Terbang, Bagaimana di Indonesia?

Perusahaan pesawat terbang Amerika Serikat Boeing menyarankan penghentian pemakaian (grounding) pesawat model 777 di seluruh dunia, setelah salah satu pesawat model ini mengalami kerusakan mesin di Denver.



Boeing mengatakan secara keseluruhan terdapat 182 pesawat yang menggunakan mesin seperti yang mengalami kerusakan mesin di Denver dan semuanya harus dilarang terbang.

Pesawat yang bermasalah di Denver menggunakan mesin buatan Pratt & Whitney.

"Selagi investigasi dilakukan, kami merekomendasikan untuk menghentikan secara sementara operasional 69 pesawat yang saat ini dioperasikan dan 59 pesawat yang berada di hanggar dari model 777 yang memakai mesin Pratt & Whitney 4000-112," kata pernyataan yang dikeluarkan Boeing.

Pratt & Whitney mengatakan mereka sudah mengirim tim untuk bekerja sama dengan para penyelidik.

Menurut badan penerbangan federal FAA, United Airlines adalah satu-satunya maskapai di Amerika yang mengoperasikan model 777. Di luar AS, model ini dipakai oleh maskapai di Jepang dan Korea Selatan.

Di dua negara ini, semua pesawat Boeing 777 dengan mesin Pratt & Whitney dilarang memasuki wilayah udara mereka hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Larangan itu mencakup lepas landas, pendaratan dan penerbangan.

Pemerintah Jepang memerintahkan maskapai JAL dan ANA menghentikan pemakaian semua pesawat Boeing 777 yang menggunakan mesin Pratt & Whitney model 4000.

Terdata ada 82 pesawat model 777 ini, yang digunakan oleh perusahaan penerbangan di AS, Jepang, dan Korea Selatan.

Maskapai Garuda Indonesia juga mengoperasionalkan Boeing 777, namun berbeda dengan yang mengalami kerusakan mesin di Denver.

Direktur utama Garuda, Irfan Setiaputra, melalui keterangan kepada BBC News Indonesia mengatakan, "Yang kita punya [model] 777-300ER bukan 777-200 [seperti yang mengalami insiden di Denver]."

Ia menjelaskan 10 pesawat B777-300ER yang dioperasikan Garuda "telah memenuhi kriteria layak terbang" berdasarkan ketentuan aircraft maintenance manual di bawah pengawasan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU).

Irfan mengatakan tipe B777-200, yang mengalami kerusakan mesin di Denver, berbeda dengan jenis armada B777 series yang Garuda Indonesia operasikan saat ini, yakni tipe B777-300ER.

"Pada dasarnya memiliki spesifikasi engine yang berbeda, di mana pesawat B777-300 ER yang saat ini dioperasikan Garuda Indonesia menggunakan engine tipe GE90-115B buatan pabrikan General Electric," kata Irfan.

Maskapai United Airlines dan dua perusahaan penerbangan Jepang sudah menyatakan menghentikan operasional 62 pesawat model 777 mereka.

Korean Air mengatakan mereka akan melakukan grounding terhadap enam pesawat.

 
BBC News
 - Al Jazeera

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *