Pemerintah Indonesia Memuji Pemerintah China dan Meniru Pemerintah China

Pemerintah Indonesia Memuji Pemerintah China dan Meniru Pemerintah China

Presiden Xi Jinping mengklaim "kemenangan besar" dalam kampanye mengakhiri kemiskinan di pedesaan China. Namun, beberapa pakar mengatakan China telah menetapkan standar rendah dalam definisi kemiskinan.



Berbagai pemberitaan di surat kabar dan media elektronik di China yang penuh proaganda melaporkan pencapaian pengetasan kemiskinan, yang juga memuji peran Presiden Jinping karena meluncurkan inisiatif tak lama setelah mengambil alih kekuasaan pada tahun 2012.

Misalnya, sebuah laporan oleh surat kabar People's Daily milik Partai Komunis China pekan ini yang menyebutnya sebagai "lompatan bersejarah" dari Presiden Jinping.

Tapi faktanya China mendefinisikan kemiskinan pedesaan yang ekstrem dengan hitungan angka per kapita tahunan kurang dari 4.000 yuan, sekitar Rp7,7 juta, atau Rp21 ribu per hari.

Beberapa ahli berpendapat, China mungkin tidak seberhasil yang diklaimnya karena masih menggunakan standar lama untuk negara-negara termiskin yang statusnya telah berubah menjadi negara berpenghasilan menengah.

Standar kemiskinan pendapatan menengah Bank Dunia adalah $5,50, atau lebih dari Rp55 ribu, per orang per hari.

Pemerintah Indonesia Memuji Pemerintah China dan Meniru Pemerintah China

Pemerintah Indonesia telah melakukan studi banding bagi kepala desa untuk mendapatkan "inspirasi untuk mencontoh model pembangunan pedesaan" ke China.

Kepada media milik Pemerintah China, CGTN, Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Abdul Halim memberikan apresiasinya.

"Upaya China menjadi inspirasi kami untuk maju. Kami bekerja sama dengan China untuk menciptakan desa-desa yang sejahtera di Indonesia," ujarnya.

Abdul, yang akrab dipanggil Gus Menteri, mengatakan proyek studi banding Indonesia dengan China telah terjadi sejak tahun 2019.

 
Dalam pernyataan di situs resmi Kementerian, disebutkan "studi banding bagi kepala desa, penggiat desa dan pendamping desa sudah dua kali dilaksanakan pada 2019 dengan pola pendanaan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah China."

Tapi Begini Bila Menggunakan Standar Amerika

Dalam sebuah laporan pada bulan Januari untuk Brookings Institution, mantan pakar Bank Dunia Indermit Gill menyampaikan China hampir setara Amerika Serikat pada tahun 1960.

Tetapi Gill mengatakan, dengan berdasarkan standar pendapatan Amerika Serikat saat itu maka sebanyak 90 persen orang China akan dianggap miskin.
 
 

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *