Era Baru Adu Canggih Jet Tempur Siluman AS, Rusia dan China

Era Baru Adu Canggih Jet Tempur Siluman AS, Rusia dan China

Amerika Serikat, Rusia dan China menggenjot pengembangan teknologi siluman untuk pertahanan udara. Inilah sejumlah jet tempur siluman yang bakal merevolusi teknologi perang.

 

F-22 Raptor

Pesawat yang dikembangkan oleh Lockheed Martin ini merupakan ambisi AS mempertahankan kedigdayaan di langit. Hingga kini F-22 menjadi tolak ukur untuk semua pesawat tempur generasi kelima. Kendati memiliki segudang keunggulan, ongkos produksi F-22 yang mahal. AS saat ini telah mengoperasikan 195 pesawat F-22 yang terbagi dalam 15 skuadron tempur.


Shenyang J-31

Jet besi berjuluk Falcon Hawk ini merupakan pesawat tempur multi guna bermesin ganda yang dikembangkan oleh Shenyang Aircraft. Bersamaan dengan J-31, Cina kini menjadi negara kedua yang memiliki dua jenis pesawat tempur siluman setelah Amerika Serikat. J-31 dikembangkan sebagai pesawat angkatan laut.


Sukhoi T-50

Diusulkan sejak dekade 1980an, pengembangan T-50 sempat terhenti menyusul runtuhnya Uni Sovyet. Kini T-50 sudah diproduksi, pesawat siluman bermesin ganda ini memiliki usia pakai hingga 35 tahun, atau lima tahun lebih lama ketimbang F-22


Chengdu J-20

Dikembangkan di bawah kode sandi J-XX, Chengdu J-20 sudah uji coba melangit. Desain J-20 banyak meniru pesaingnya dari AS, yakni F-22 Raptor. Namun menurut berbagai pakar kedirgantaraan, kelemahan terbesar J-20 dibanding F-22 terletak pada bagian mesin.


F-35A Lightning II

Berbeda dengan F-22, F35A didesain dengan harga jual yang lebih terjangkau. Sebanyak 11 negara ikut berpartisipasi bersama AS mengembangkan jet tempur siluman bermesin tunggal ini. Namun karena jumlah pemesanan yang tinggi (hingga 2.400 unit), F35A tercatat sebagai proyek alutsista termahal dalam sejarah.
 

dw, zid

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *