fbpx
China Tolak Keinginan WHO Mengaudit Laboratorium Virus di Wuhan

China Tolak Keinginan WHO Mengaudit Laboratorium Virus di Wuhan

Kementerian Luar Negeri China menyatakan secara blak-blakan bahwa keinginan WHO melakukan "penyelidikan lanjutan di Wuhan bertentangan dengan kedaulatan China dalam masalah ini.”



Dikutip dari The Diplomat (21/7), juru bicara Kemlu China, Zhao Lijiang menekankan keinginan China untuk penyelidikan selanjutnya agar fokus pada “penelitian lebih lanjut seputar kasus-kasus sebelumnya secara global dan lebih memahami peran rantai dingin dan makanan beku dalam penularan virus.”

Para pejabat China mengangkat hipotesis bahwa virus itu dibawa ke China dari luar negeri, mungkin pada kemasan makanan beku.

Menanggapi penyebutan 'audit laboratorium di Wuhan', Zhao mengesampingkan pertanyaan itu dengan menuntut Amerika Serikat membuka laboratoriumnya untuk penyelidikan.

Dia menyerukan penyelidikan Biolab Fort Detrick terkait asal-usul pandemi COVID-19. China telah 'mengerahkan' sekitar 5 juta warganya mengajukan petisi kepada WHO untuk menyelidiki laboratorium di Maryland, Amerika Serikat itu.

Petisi itu digalang oleh kantor berita berbahasa Inggris milik pemerintah China, The Global Times.

Pejabat China, termasuk Zhao, berspekulasi bahwa Fort Detrick mungkin adalah sumber sebenarnya dari COVID-19, tentara AS yang membawa virus tersebut ke Wuhan. 

“Mengapa studi asal-usul Covid-19 tidak dilakukan di AS?” cetus Zhao.

Zhao menjelaskan bahwa China ingin penyelidikan WHO berlanjut ke negara lain. “Pelacakan asal adalah masalah ilmiah, tahap kedua yang membutuhkan studi di berbagai tempat di seluruh dunia oleh para ilmuwan,” katanya.

Namun, WHO menolak kemungkinan bahwa asal-usul COVID-19 dapat ditemukan di luar China.

 

thediplomat

Tags: ,

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *