Radikal Komunis Pol Pot Si Wajah Ndeso yang Raja Tega

Radikal Komunis Pol Pot Si Wajah Ndeso yang Raja Tega

Wajah ndeso yang mirip 'orang baik' ini tercatat sejarah sebagai penguasa sadis. Empat tahun berkuasa (1975-1979) rezim radikal komunis Khmer Merah pimpinan Pol Pot melenyapkan nyawa 25 persen rakyat Kamboja.


Pohon 
Chankiri ini merupakan salah satu saksi bisu kekejaman rezim Pol Pot. Di batang pohon ini, ratusan ribu anak-anak dan bayi penduduk sipil yang dituduh berkhianat terhadap rezim radikal komunis Khmer Merah pimpinan Pol Pot meregang nyawa.

 

 

Pohon Chankiri berada di salah satu situs Ladang Pembantaian Khmer Merah. Area yang meliputi Tuol Sleng dan Choeung Ek ini digunakan oleh pasukan Khmer Merah untuk membantai jutaan warga sipil.

Pada masa itu, Khmer Merah melakukan pembantaian besar-besaran. Warga yang dianggap anti komunis disiksa sampai terpaksa mengaku, kemudian dibunuh dengan hantaman palu, linggis, pacul, dan lainnya. Anak-anak mereka juga ikut dihabisi. Kepala mereka dihantamkan ke Pohon Chankiri keras-keras hingga tewas.

Kenapa harus melakukan tindakan sekejam itu kepada anak-anak dan balita yang masih belum mengerti apa pun?

Menurut James A. Tyner dalam bukunya yang berjudul War, Violence, and Population: Making the Body Count, tindakan ini sengaja dilakukan untuk mencegah benih dendam dari keluarga korban. Dengan begitu aksi pemberontakan dari anak-anak korban di masa depan bisa mereka cegah.

 

 
Merdeka - ZAMANe

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *