fbpx
Harga gandum dan jagung di pasar global turun, setelah dimulainya ekspor gandum dan jagung Ukraina yang difasilitasi Turki dan PBB, dan kesepakatan terbaru Putin-Erdogan: ekspor hasil pertanian bebas hambatan dari Rusia melalui Turki.
Berbicara tentang diabetes, ada satu kondisi yang selalu mengiringinya, yaitu kadar gula darah...
Desa Turtuk adalah bagian dari Pakistan hingga tahun 1971. Saat perang perbatasan, tentara India...
Ada ribuan triliun planet memenuhi alam semesta. Temuan ini berdasarkan model tiga dimensi dari...
Di Skotlandia ada proyek perumahan untuk warga bokek yang tak punya tempat tinggal. Social Bite...
Radikal Komunis Pol Pot Si Wajah Ndeso yang Raja Tega

Radikal Komunis Pol Pot Si Wajah Ndeso yang Raja Tega


Pohon 
Chankiri ini merupakan salah satu saksi bisu kekejaman rezim Pol Pot. Di batang pohon ini, ratusan ribu anak-anak dan bayi penduduk sipil yang dituduh berkhianat terhadap rezim radikal komunis Khmer Merah pimpinan Pol Pot meregang nyawa.

 

 

Pohon Chankiri berada di salah satu situs Ladang Pembantaian Khmer Merah. Area yang meliputi Tuol Sleng dan Choeung Ek ini digunakan oleh pasukan Khmer Merah untuk membantai jutaan warga sipil.

Pada masa itu, Khmer Merah melakukan pembantaian besar-besaran. Warga yang dianggap anti komunis disiksa sampai terpaksa mengaku, kemudian dibunuh dengan hantaman palu, linggis, pacul, dan lainnya. Anak-anak mereka juga ikut dihabisi. Kepala mereka dihantamkan ke Pohon Chankiri keras-keras hingga tewas.

Kenapa harus melakukan tindakan sekejam itu kepada anak-anak dan balita yang masih belum mengerti apa pun?

Menurut James A. Tyner dalam bukunya yang berjudul War, Violence, and Population: Making the Body Count, tindakan ini sengaja dilakukan untuk mencegah benih dendam dari keluarga korban. Dengan begitu aksi pemberontakan dari anak-anak korban di masa depan bisa mereka cegah.

 

 
Merdeka - Zid World

Please publish modules in offcanvas position.