fbpx
Melihat Gaya Hidup Sehat Cara Orang Jepang

Melihat Gaya Hidup Sehat Cara Orang Jepang

Orang Jepang selalu terlihat sehat dan bahkan panjang umur. Apa rahasia mereka bisa hidup lebih sehat dan lebih lama dibanding warga dunia lain?



Berikut ini beberapa kebiasaan yang menjadi bagian hidup mereka, seperti dilansir dari India Times.

Makanan non-olahan 


Banyak sekolah dasar di Jepang yang meyediakan murid-muridnya makan siang dengan bahan organik lokal dan membuat anak-anak itu tak punya pilihan selain menyantapnya. Kebiasaan sehat juga diterapkan keluarga di rumah.

Memilih nasi, bukan gandum


Hasil penelitian menyebutkan konsumsi nasi terkait dengan risiko lebih kecil terserang penyakit kardiovaskular dibanding konsumsi tepung gandum. Nasi juga bebas zat-zat yang membuat iritasi pencernaan, seperti asam fitat dan lektin, yang sangat bersahabat, apalagi karena banyak orang yang tidak cocok dengan gluten pada tepung. Namun, orang Jepang makan nasi secukupnya, tidak berlebihan, karena karbohidrat seperti nasi bisa berubah menjadi gula sehingga bebahaya buat penderita diabetes.

Porsi lebih kecil


Coba perhatikan, orang Jepang biasa menggunakan piring atau mangkuk yang kecil. Alhasil, porsi makan mereka juga lebih sedikit.

Kalori rendah


Orang Jepang senang mengombinasikan makanan yang rendah kalori. Contohnya, mereka makan nasi secukupnya dengan ikan atau daging dalam jumlah tak berlebihan, beberapa jenis sayuran, serta buah-buahan, dan minim makanan olahan.

Ngemil secukupnya


Orang Jepang juga tak suka ngemil berlebihan. Selain jumlahnya sedikit, dalam sehari mereka jarang sekali mengemil. Mereka sangat ketat dalam membatasi makanan tak sehat.

Makan ikan setiap hari


Bukan hanya ikan, tapi juga hasil-hasil laut lain yang kaya protein dan gizi, termasuk Omega-3 dan Omega-6, yang membantu membentengi tubuh dari penyakit.

Rumput laut


Menurut laporan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), bangsa Jepang mengonsumsi 1 juta ton rumput laut setahun sebagai tambahan makanan utama atau camilan. Semangkuk rumput laut mengandung 2-9 gram protein, potasium yang lebih banyak dari pisang, juga yodium yang sangat baik buat tiroid.

Makanan hasil fermentasi


Makanan Jepang banyak yang merupakan hasil fermentasi, seperti miso, acar, kedelai, tahu, dan kecap. Mengonsumsi makanan hasil fermentasi memberikan banyak mafaat bagi kesehatan, termasuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan pencernaan.

Minum teh hijau


Bangsa Jepang menduduki ranking pertama dalam konsumsi teh hijau, yang penuh antioksidan dan membantu tubuh melawan kanker, juga menurunkan risiko terserang penyakit jantung, serta membantu meningkatkan fungsi kognitif. Hasil penelitian juga mengklaim orang yang minum lima cangkir teh hijau per hari berpeluang panjang umur 26 persen lebih tinggi dibanding yang tak suka teh hijau.

Senang berjalan kaki


Sejak kecil, orang Jepang sudah menerapkan gaya hidup aktif dan sehat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 98 persen anak-anak Jepang berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah.

Jamban jongkok


Tak seperti kebanyakan orang sekarang yang senang menggunakan jamban duduk untuk buang air, orang Jepang masih mempertahankan WC jongkok. Keunggulan WC jongkok adalah memperkuat kaki dan mengosongkan isi perut lebih efektif, yakni tiga kali lebih cepat dibanding WC duduk.

Pengobatan tradisional


Orang Jepang tetap mengandalkan ramuan tradisional sebagai cara penyembuhan dan pencegahan penyakit dibandingkan obat-obatan kimia. Daun-daunan, biji-bijian, akar-akaran, rempah-rempah masih digunakan oleh masyarakat Jepang untuk menjaga kesehatan meskipun negara ini salah satu yang termaju di dunia.

 

 

Tempo, India Times

© 2018 Zid World All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *