Wah Waw ... Kosmetika Lendir Bekicot demi Kecantikan Alami

Wah Waw ... Kosmetika Lendir Bekicot demi Kecantikan Alami

Tren bahan kosmetika alami picu booming peternakan bekicot. Riset khasiat lendir bekicot terus dipacu. Warga Yunani dan Romawi kuno 2000 tahun lalu telah gunakan lendir untuk perawatan kulit dan pengobatan.


Lendir Anti Kerut


Lendir bekicot terutama dimanfaatkan sebagai unsur berkhasiat di dalam kosmetika berbentuk krem alami anti kerutan wajah. Lendir ini diyakini membuat kulit jadi lebih halus dan lembut. Juga luka tersayat lebih cepat sembuh jika diolesi lendir bekicot. Di Jepang perawatan wajah dengan bekicot dan krimnya (foto) selama sejam dibanderol seharga 4 juta Rupiah.


Unsur Berkhasiat untuk Kosmetika

International Snail Breeding Institute di Cherasco, Italia, sejak 20 tahun teliti secara ilmiah dan membuat produk dari lendir bekicot. Produknya dipromosikan unggul untuk kulit, sistem pernafasan dan pencernaan. Lendir bekicot kaya vitamin, protein dan unsur berkhasiat seperti asam glikol, allantoin, kolagen dan elastin. Semuanya adalah unsur yang lazim digunakan dalam produk kosmetika.


Peternakan Bekicot Ekologis

Di seluruh Italia saat ini terdapat jejaring lebih dari 4.000 peternak bekicot ekologis. Artinya keong-keong yang mereka ternak hanya diberi pakan tanaman segar, tanpa imbuhan unsur apapun. Peternak Monica Fissore dari Cherasco punya sejuta ekor bekicot di lahannya. Mula-mula ia menjualnya untuk dimakan, tapin kini lebih banyak diambil lendirnya untuk industri kosmetika.


Tidak Lagi Menjijikkan

Dulu konsumen akan merasa jijik jika membayangkan mengoleskan lendir bekicot ke wajah mereka. Manajer komunikasi institut pembiakan bekicot di Italia, Sara Borio mengatakan, kini keinginan untuk menggunakan bahan alami ketimbang unsur kimia mengalahkan perasaan ini. Produk yang bermutu disebut mengandung 70 persen lendir menggantikan air sebagai pelarut kosmetika.


Konsentrasi Unsur Berkhasiat Tinggi

Bekicot memproduksi lendir saat bergerak, saat ketakutan atau saat senang. Dengan cara panen ekologis, konsentrasi unsur aktif mucopolysakharida dalam lendir terjaga tetap tinggi. Unsur ini amat penting bagi pelumasan dan pelembaban kulit. Mesin berkapasitas 1.500 bekicot bisa "memerah" 3 liter lendir dalam proses ekstraksi selama satu jam.

 

Dany Mitzman - DW

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *