Beberapa Fakta Menarik Pil Biru Obat Uh Oh Hih

Beberapa Fakta Menarik Pil Biru Obat Uh Oh Hih

Pil biru kecil yang menjadi bagian dari revolusi seksual di dunia. Viagra, pil berbentuk wajik ini, ternyata punya kemampuan lain dari sekedar membantu daya uh oh ih.


Membantu Fungsi Paru-paru Bayi Prematur


Semakin dini seorang bayi dilahirkan, semakin besar kemungkinan akan memiliki masalah kesehatan. Bayi prematur biasanya memerlukan alat bantu pernafasan karena paru-paru belum berfungsi sepenuhnya. Dosis kecil viagra bisa membantu mengatasi masalah ini. Sildenafil dalam Viagra bisa melebarkan pembuluh darah dalam paru-paru, menurunkan tekanan dan memungkinkan paru-paru berfungsi lebih efisien.

Tingkatkan fungsi jantung

Dalam dosis dan penggunaan yang tepat, viagra dikatakan dapat membantu meningkatkan kondisi jantung dan mengatasi beberapa penyakit jantung. Pil ini membantu dalam mengatasi gagal jantung kongestif, dengan meningkatkan kemampuan jantung memompa darah ke dalam tubuh.

Meningkatkan performa saat berolahraga

Studi tahun 2006 memang menunjukkan peningkatan pada empat dari sepuluh pesepeda yang ambil bagian, tetapi hanya pada ketinggian 3.874 meter di atas permukaan laut. Pada responden sildenafil (kandungan Viagra) ini, kinerja waktu uji coba meningkat sebesar 39%, dibandingkan hanya 1% pada enam non-responden lainnya.

Atasi Jet Lag

Studi tahun 2007 yang dilakukan oleh beberapa peneliti Argentina menemukan bahwa Viagra membantu mengatur ulang ritme sirkadian hamster lebih cepat. Ritme sirkadian juga dikenal sebagai siklus tidur-bangun, dan dalam percobaan ini ritme dimanipulasi dengan menyesuaikan seberapa banyak cahaya yang dihadapkan pada hamster. Sayangnya, sulit untuk mengetahui apakah ini juga berlaku bagi manusia.

Jadi senjata CIA melawan Taliban

Dilansir Deutsche Welle, para pemimpin suku di Afghanistan biasanya memiliki istri yang jauh lebih muda atau memiliki banyak istri. Mereka mengetahui keampuhan Viagra untuk membantu memuaskan kebutuhan para istri. Selama perang Afghanistan, CIA kerap menghadiahkan Viagra pada kepala suku untuk mendapatkan informasi rahasia atau rencana penting Taliban, seperti rute logistik atau pergerakan Taliban.

Ditemukan secara tidak sengaja

Awal tahun 90-an, tim peneliti di Pfizer, produsen Viagra, bereksperimen dengan obat untuk mengobati nyeri dada. Saat uji coba, relawan pria mengalami efek samping yang tak terduga - pil itu memicu ereksi. Pfizer kemudian beralih dan berfokus pada potensi obat untuk menangani impotensi. Viagra lahir di tahun 1998.

 

 

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *