fbpx
Studi Medis: Semut Bisa Menjadi Sumber Obat Melawan Virus dan Bakteri

Studi Medis: Semut Bisa Menjadi Sumber Obat Melawan Virus dan Bakteri

Menurut hasil studi Arizona State University, semut secara alami menghasilkan germisida yang kuat untuk melawan virus dan bakteri. Ini menjadikan semut sebagai target pabrik obat untuk manusia.


Penemuan farmasi semut ini terjadi ketika gudang antibiotik efektif yang dikembangkan manusia selama 100 tahun terakhir menyusut seiring meningkatnya resistensi kuman.

Eksperimen yang dilakukan pada 20 spesies semut menunjukkan bahwa 12 dari mereka memiliki senyawa antimikroba. “Artinya, semut merupakan spesies terbaik untuk diteliti jika Anda ingin menemukan antimikroba baru,” kata Clint Penick, pemimpin penelitian dari Arizona State University.

Semut menghasilkan senyawa tersebut pada kelenjar khusus yang sering disebut sebagai ‘pabrik kimiawi’ mereka.

“Semut melapisi tubuhnya dengan sekresi dari kelenjar ini. Beberapa semut mendistribusikan antimikroba tersebut di sekitar sarang mereka. Persis seperti saat kita menggunakan pembersih antiseptik di rumah,” papar Penick.

Tim peneliti lalu menguji senyawa tersebut pada bakteri tidak berbahaya yang biasa ditemukan pada kulit manusia, Staphylococcus epidermidis. Hasilnya, keefektifan senyawa yang diproduksi tergantung dari masing-masing spesies semut.

“Penting untuk diingat bahwa ada 15 ribu jenis spesies semut yang dideskripsikan. Setiap spesies cenderung memproduksi banyak senyawa berbeda yang mengandung antimikroba,” tambahnya.

“Kami telah mengambil langkah awal untuk mengidentifikasi garis keturunan semut mana yang memiliki potensi tertinggi untuk menghasilkan antibiotik pelawan penyakit manusia. Meskipun begitu, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk menemukan cara mensintesis mereka,” kata Penick.

“Kami bersemangat untuk mempelajari bagaimana beberapa spesies semut melakukannya.” 

 


AFP - National Geographic

Tags: , ,

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *