Hewan-hewan yang Bisa Memancarkan Cahaya dalam Gelap

Hewan-hewan yang Bisa Memancarkan Cahaya dalam Gelap

Bioluminens adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan cahaya. Emisi cahaya biasanya terjadi karena reaksi kimia tertentu.



Cahaya di Kedalaman Laut

Ubur-ubur Pelagia Noctiluca mulai bercahaya jika terstimulasi secara mekanis. Seperti misalnya karena turbulensi air. Menurut para pakar, bioluminens adalah kemampuan menghasilkan cahaya secara otonom atau dengan bantuan bakteri. Banyak organisme laut yang mampu melakukannya.


Penyebab Cahaya Laut

Organisme bersel tunggal juga bisa memproduksi cahaya, seperti dinoflagelata yang merupakan bagian dari plankton laut ini. Deformasi membran sel akibat ombak atau ikan yang berenang dengan cepat menghasilkan cahaya yang membingungkan pemangsa.


Cahaya Kunang-Kunang

Kunang-kunang adalah contoh hewan bercahaya yang paling terkenal. Binatang ini memproduki unsur luciferin yang bila bereaksi dengan oksigen akan menghasilkan cahaya. Kunang-kunang betina dan jantan saling berkomunikasi melalui sinyal cahaya tersebut.


Cahaya di Laut Dalam

Banyak ikan di laut dalam yang memiliki organ bercahaya. Di Indonesia dikenal sebagai hatchetfish (sternoptychidae). Beberapa penghuni laut dalam menghasilkan cahaya agar bisa berorientasi lebih baik di kegelapan. Binatang lainnya memanfaatkannya untuk memikat mangsa.


Merah Warna Tidak lazim

Ikan photostomias juga bercahaya. Organ cahayanya terletak di belakang mata dan menyorotkan cahaya merah. Warna yang unik bagi organisme laut dalam. Penghuni laut lainnya tidak bisa menangkap sinyal cahaya jenis ikan ini.


Hijau Lewat Rekayasa Genetika

Tikus sebenarnya tidak memancarkan cahaya. Tapi ini bisa direkayasa di laboratorium. Peneliti bisa "memaksa" hewan pengerat untuk memproduksi protein fluoresens hijau yang biasanya terkandung pada sejenis ubur-ubur. Jika lampu biru dinyalakan, maka tikus menyala hijau, hanya bulunya yang tidak menyala.


Semua Binatang dan Warna

Teorinya semua binatang bisa dipaksa bercahaya dengan rekayasa genetika. Lembaga penelitian di Uruguay misalnya menghasilkan domba seperti ini: Hewan menyala kuning, jika disinari cahaya ultraviolet.
 
 

© 2018 ZAMANe.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper *